Rabu, 17 April 2013

Salah satu lagu favorite Ogut

Especially For You | M.Y.M.P

Especially for you
Khusus untukmu
I wanna let you know what I was Going through
Kuingin kau tahu apa yang sedang Kurasakan
All the time we were apart I thought Of you
Selama kita berjauhan, terpikir selalu Tentangmu
You were in my heart
Kau selalu di hatiku
My love never changed
Cintaku tak pernah berubah
I still feel the same
Perasaanku masih seperti yang dulu

Especially for you
Khusus untukmu
I wanna tell you I was feeling that Way too
Ingin kukatakan aku merasakan Hal yang sama denganmu
And if dreams were wings, you Know
Dan andai mimpi adalah sayap, kau Tahu
I would have flown to you
Aku pasti tlah terbang kepadamu
To be where you are
Ke tempatmu berada
No matter how far
Tak peduli betapapun jauh
And now that I'm next to you
Dan kini aku berada di sisimu

No more dreaming about Tomorrow
Tak perlu lagi bermimpi tentang Hari esok
Forget the loneliness and the sorrow
Lupakanlah kesendirian dan nestapa
I've got to say
Harus kukatakan
It's all because of you
Semua ini karenamu

And now we're back together,
Dan kini kita kembali bersama
Together
Bersama
I wanna show you my heart is oh so true
Ingin kutunjukkan padamu betapa hatiku oh teramat tulus
And all the love I have is
Dan seluruh cinta yang kumiliki
Especially for you
Khusus untukmu

Especially for you
Khusus untukmu
I wanna tell you, you mean all the world to me
Ingin kukatakan, kau sungguh berarti bagiku
How I'm certain that our love was
Betapa aku yakin bahwa cinta kita
Meant to be
Memang sudah ditakdirkan
You changed my life
Kau tlah mengubah hidupku
You showed me the way
Kau tunjukkan aku jalan
And now that I'm next to you
Dan kini karena aku di sisimu

I've waited long enough to find you
Aku tlah cukup lama menunggu tuk temukanmu
I wanna put all the hurt behind you
Ingin kuhapus semua lukamu
And I wanna bring out all the love
Dan ingin kuterbitkan cinta
Inside you, oh and
Di dalam dirimu, oh dan
Now we're back together, together
Kini kita kembali bersama
I wanna show you my heart is oh so true
Ingin kutunjukkan betapa hatiku begitu tulus
And all the love I have is
Dan seluruh cinta yang kumiliki
Especially for you
Khusus untukmu

You were in my heart
Kau selalu di hatiku
My love never changed
Cintaku tak pernah berubah
And now that I'm next to you
Dan kini setelah aku di sisimu
No more dreaming about 
Tomorrow
Tak perlu lagi bermimpi tentang h
ari esok
Forget the loneliness and the sorrow
Lupakanlah kesendirian dan nestapa
I've got to say
Harus kukatakan
It's all because of you
Semua ini karenamu

And Now we're back together, together
Dan kini kita kembali bersama
I wanna show you my heart is oh so true
Ingin kutunjukkan betapa hatiku sungguh tulus
And all the love I have is
Dan semua cinta yang kumiliki
Especially for you
Khusus untukmu

Together, together
Bersama, bersama
I wanna show you my heart is oh so true
Ingin kutunjukkan betapa hatiku sungguh tulus
And all the love I have is
Dan seluruh cinta yang kumiliki
Especially for you
Khusus untukmu


Jumat, 04 Mei 2012

MENGENAL SEDIKIT TENTANG DERBY DELLA MADONNINA ..!!



SEJARAH AWAL
Cerita tentang lahirnya persaingan antara kedua klub bermula tanggal 16 Desember 1899 dimana waktu itu hanya ada Klub Kriket dan Sepakbola Milan yang didirikan oleh Alfred Edwards. Saat itu ia menjadi presiden dari Klub Kriket dan Sepakbola Milan. Dibantu oleh Herbert Kilpin yang menjadi kapten klub sepakbola. Pada 9 Maret 1908, perselisihan mengenai dominasi pemain Italia dan Inggris di klub Ac Milan menyebabkan sekumpulan orang Italia dan Swiss memecahkan diri dari Ac Milan untuk membentuk klubnya sendiri. Nama Internazionale diambil karena pendirinya ingin membuat satu klub yang terdiri dari banyak pemain dari negara luar. Pada era itu, Inter identik dengan kaum borjuis sedangkan Milan dengan kelas pekerjanya. Ternyata selain berbeda visi, suporter kedua tim juga memiliki perbedaan stratifikasi sosial yang menjadi alasan mengapa persaingan kedua klub kota Milan ini begitu panas.

Derby Della Madonnina
Laga derby merupakan pertandingan antar tim yang berasal dari kota yang sama. Pertandingan ini biasanya memiliki aura pertandingan yang berbeda dengan aura pertandingan antar klub besar untuk memenangi trofi juara. Pertandingan ini sarat emosi bukan karena prestasi yang diperebutkan tetapi lebih karena gengsi.
Pembuktian kepada bagian lain dari kota tersebut bahwa merekalah yang lebih baik. Dalam Liga Italia Serie-A sendiri ada beberapa laga derby yang juga terbilang seru, ada Derby della Mole (juventus vs Torino), Derby della Capitale (As.Roma vs Lazio), Derby D’Italia antara Inter & Juventus, padahal bukan dari satu kota, tapi sejarahnya karena 2 klub ini belum pernah turun ke Serie B, sehingga jadi derby penguasa Serie A (Tapi akibat kasus Calciopoli tahun 2006, Juventus terpaksa turun ke Serie B karena dipastikan bersalah melakukan pengaturan skor) Dan “Ibu dari segala Derby” yaitu Derby Della Madonnina, yang pastinya sarat gengsi dan emosi antara 2 klub kota Milan, yaitu Internazionale dan AC Milan.
Asal kata Madonnina merupakan panggilan masyarakat setempat untuk patung Virgin Mary yang berada di puncak Katedral Milan, salah satu trademark kota Milan. Bagi warga Milan tempat tersebut merupakan tempat yang sakral dari segi rohani dan seperti yang kita ketahui dimana sepakbola menjadi sebuah “kepercayaan” di negeri Italia maka tidak berlebihan jika memberi nama derby ini della Madonnina, derby yang secara etimologis menganalogikan bahwa siapapun yang memenangkan derby tersebut, merekalah yang berada di puncak kota Milan.
Tempat dilangsungkannya derby della Madonnina antara Milan & Inter menggunakan stadion yang sama namun dgn nama yang berbeda. Oleh kubu Inter, diberi nama Guiseppe Meazza untuk menghormati jasa mantan pemainnya yang juga merupakan nama resmi stadion ini, hal ini juga yang membuat Milanisti enggan menyebut stadion tersebut dengan nama yang sama mengingat nama itu adalah mantan pemain Inter sehingga kemudian diberi nama San Siro. Saat dilangsungkan derby para suporter membagi diri mereka menjadi dua bagian, yaitu curva nord, di bagian utara stadion yang menjadi tempat para Interisti dan curva sud, bagian selatan stadion yang menjadi tempat para Milanisti.




Sabtu, 28 April 2012

Kenapa Harus ada SkripShit sih.!!!



Oke di blog ini gua ingin mengeluarkan sedikit unek-unek gua sebagai mahasiswa tingkat akhir. gua jujur sangat bingung kenapa ya harus ada skripsi untuk mencapai wisuda aja lah. baiklah skripsi untuk meningkat karya ilmiah or apalah alesan nya, tp menurut gua ketika kuliah pun sering tuh di suruh buat makalah dan studi kasus begituan kok. menurut gua skripsi ada juga belum tentu bisa meningkatkan seorang mahasiswa menjadi baik , cerdas, pintar, dan apapun nama nya lah , ada geh bisa sebalik nya bisa membuat mahasiswa stress dan patah semangat. Secara buat skripsi banyak sekali rintangan dan tantangan nya bro. Nih yang gua rasakan saat ini, gua harus buat proposal judul cuma buat mengajukan judul skripsi. itu pun belum tentu di terima , gua harus ketemu dulu para dosen untuk meminta mereka menyetujui proposal judul itu. tp inget proposal judul itu gak semua nya disetujui . banyak yang disuruh mengganti judul di karenakan tidak suka dengan judul nya dan ada juga yang tidak demen sama tempat objek penelitian nya. Hhhmmmm, para dosen tidak tau tah itu judul udh gua pikirin selama seminggu dan apa lagi klo objek nya di tolak , Bu/Pak dosen kami mahasiswa itu mikirin objek setengah mati mencari perusahaan sebagai objek dengan mencari kawan, saudara, tetangga, dll, untuk mencari orang dalem di perusahaan itu. Lo pikirin aja mana ada perusahaan mau seenak jidat mau ngasih gitu aja data-data yang kita cari buat skripisi, klo gak ada  orang dalem mah susah cuy. Nah itu baru mau proses buat judul aja udh sebegitu rumit nya kan, pas sudah jadi pun masih ada rintangan nya loh. yang udh gua ceritain tadi ketika jadi proposal judul kita harus minta persetujuan para dosen untuk menyetujui proposal itu, Beeuuhh brader asal lo tau aja mau ketemu tuh dosen ternyata enggak segampang membalikan telapak tangan. susah juga ternyata mau ketemu tuh dosen terkadang gak ada di ruangan nya , terus lagi ada acara lah, lagi ada ngajar kuliah lah, atau lagi ngisi seminar. oke lah lo mau ada acara , itu bisa gua tunggu. Eh ketika gua udh tunggu sampai ngebangke tenyata dateng lah si dosen yang pengen gua ketemuin itu, dengan sedikit sabar gua tunggu dulu tuh dosen masuk dan duduk di ruangan nya berharap si dosen bisa tenangin dan sedikit menghilangkan rasa capek nya. Sekitar 5 menit gua kasih tenggang waktu maka tiba saat nya gua hadapin tuh dosen itu untuk mengajukan proposal gua , dengan rasa deg-degan gua masuk ruangan nya dan gua nyatakan lah maksud kedatangan gua.... eeehhhhh jeng-jeng-jeng ternyata dia mengusir gua dengan alesan capek dan akhir nya proposal gua pun tak tersentuh  sama tuh dosen yang selama sekitar 4 jam gua tunggu, ternyata tak setimpal dengan hasil nya dan gua cuma membawa rasa capek, jengkel, malu pokok nya campur aduk lah. Ya klo dipikirin apa sih susah nya cuma kasih tau suka or gak suka tuh judul dan sedikir coret-coret tuh proposal paling 2 menit pun sangat cukup untuk gituin tuh proposal. Nah gan/sista banyak kan rintangan nya , padahal gua dari awal berpikir bahwa skripsi itu cuma formalitas aja , dan gua yakin para dosen ngerti bahwa para mahasiswa/mahasiswi nya jangan sampe terhambat dengan ada nya skripsi di karenakan sangat krusial sekali ketika mahasiswa cuma berhenti kuliah cuma gara-gara susah nya buat skripisi. padahal dimata kuliah pun enggak goblok-goblok amat lah. Ternyata dosen enggak semua nya ngerti. Gua sih cuma pesen aja buat para dosen tolong jangan renggut masa depan kami dikarenakan egoisme anda sebagai dosen kami, kami tidak mau umur kami habis gara-gara cuma ngurusin skripsi dan jangan hambat kami dengan keinginan yang berlebihan. Toh kami sudah menyelesaikan mata kuliah dengan baik. Sekali lagi skripsi pun gak terlalu ngaruh ke depan nya ketika kami mencari pekerjaan. Catraaaaaattt!!!


Rabu, 19 Oktober 2011

Sejarah kecil INTER MILAN

INTER MILAN F C


Semua INTERISTI sejati sidak pernah ragu untuk mengatakan FORZA INTER

Tanggal 9 Maret 1908, klub sepakbola favorit saya, Inter Milan resmi berdiri. Buat yang ndak suka Inter, saya mohon maaf kalau tim ini pernah mengalahkan tim favorit anda. Buat tim yang pernah mengalahkan Inter, tunggu saja pembalasannya. Begini ceritanya…

Seperti yang saya bilang, Football Club Internazionale Milano (biasa disingkat Inter) berdiri tanggal 9 Maret 1908. Inter adalah tandingan dari Milan Criket and Football Club (sekarang namanya AC Milan) yang berdiri tahun 1898. Bisa dibilang, berdirinya Inter adalah untuk mengakomodir rasa sakit hati sebagian orang di kota Milano yang ndak bisa masuk AC Milan karena bukan berwarga negara Inggris dan Italia. Nah, untuk itu dibuatlah Inter. Nama Internazionale sendiri menunjukkan bahwa klub ini terbuka untuk semua orang tanpa memandang kebangsaannya.

Ndak lama setelah berdiri, Inter juara nasional tahun 1910. Bahkan Inter ndak cuma jadi jagoan nasional. Inter menjadi klub Italia pertama yang berhasil menjuarai Piala Champions 2 kali berturut-turut pada tahun 1964 dan 1965. Tapi ndak heranlah, karena waktu itu Inter memang sangat ditakuti oleh klub lain. Oleh publik Italia, Inter sampai dijuluki La Grande Inter, atau kurang lebih artinya “Inter yang Agung”.

Untuk menaklukan Inter, klub-klub pesaing menggunakan semua cara bahkan yang ndak menunjukkan semangat fair play. Terbukti, prestasi Inter akhirnya mandeg di tahun 1989 waktu Inter terakhir kali juara nasional. Sejak saat itu, Inter selalu gagal.

Tapi kemudian terbukti bahwa kegagalan Inter bukanlah kesalahan sendiri. Tapi karena kecurangan klub-klub pesaing yang berusaha mengalahkan Inter dengan cara-cara non teknis di luar lapangan. Akhirnya, klub-klub curang itu dikenai hukuman pengurangan poin, termasuk hukuman degradasi untuk Juventus karena klub ini adalah otak dari semua kecurangan yang berlangsung di Italia waktu itu.

Stadion yang menjadi rumah Inter adalah Stadio Giuseppe Meazza. Nama ini diambil dari seorang pemain yang menjadi legenda Inter karena berhasil membantu Inter merebut scudetto (juara nasional) sebanyak 3 kali, tahun 1930, 1938, 1940. Dia juga pemegang rekor pencetak gol terbanyak dalam 1 musim kompetisi dengan 31 gol yang blum terpecahkan sampai sekarang.

Selain Meazza, Inter juga memiliki legenda-legenda lain seperti Giuseppe Bergomi bermain untuk Inter sebanyak 758 pertandingan selama karirnya di Inter. Bergomi mulai main di Inter sejak tahun 1979 sampai 1999. Bayangin, 20 tahun dia main cuma untuk Inter. Rekor itu rasanya sulit dilewati pemain lain karena sejauh ini, pemain terbanyak yang memperkuat Inter adalah Javier Zanetti, yang sudah main sebanyak 632 kali, tapi umurnya sudah 36 tahun.

Kostum kebesaran Inter berwarna biru-hitam. Kebiasaan di Italia yang memberi julukan atas sesuatu dari warnanya pun berimbas pada julukan Inter yaitu Il Nerazurri, yang artinya Si Hitam Biru. Arti warna kostum itu adalah Malam (hitam) dan Langit (biru). Inter sempat merubah warna kostumnya waktu merger dengan US Milanese menjadi warna putih dengan palang merah di atasnya. Waktu itu nama Inter juga berubah menjadi Ambrosiana SS Milano (sering juga disebut Ambrosiana Inter). Sekarang warna kostum putih dengan palang merah itu dijadikan kostum keduanya.

Julukan Inter lainnya adalah Il Biscone (Si Ular Raksasa) dan La Beneamata (Yang Tersayang). Dijuluki Si Ular karena dalam kepercayaan orang Milan, Ular adalah binatang yang penting dan sakral. Inter dianggap memiliki kemampuan dan kesakralan yang sama dengan mitos ular itu.

Inter memiliki ribuan pendukung di seluruh Italia bahkan dunia. Di kota Milan sendiri, suporter Inter lebih banyak berasal dari kalangan sosial dan ekonomi menengah ke atas. Berbeda dengan rival sekota, Milan, yang digemari oleh kaum buruh. Suporter fanatik Inter disebut Ultras Inter. Kata Ultras berasal dari bahasa latin yang kurang lebih artinya di luar batas wajar. Jadi maksudnya, fanatisme mereka sudah benar-benar di luar batas wajar. Kumpulan ultras ini bernama Boys San, gabungan dari kelompok ultras lainnya, Viking, Irriducibili, Ultras, dan Brianza Alcoolica. Ultras Inter termasuk yang tertua di Italia, sejak didirikan tahun 1969. Di Indonesia, Inter juga punya kelompok pendukung yang bernama Interclub Indonesia.

Inter punya beberapa rival yang dianggap sepadan dengan kehebatan Inter. AC Milan otomatis menjadi rival utama karena berada di 1 kota. Setiap pertandingan antara Inter vs Milan akan menjadi pertandingan yang prestisius. Pertandingan derby (2 tim 1 kota) Milano dijuluki Derby della Madonnina, yang artinya kira-kira pertandingan antara anak-anak kesayangan Bunda Maria, yang patungnya berdiri anggun di puncak katedral kota Milano. Rival lainnya adalah Juventus, karena sebelum Juventus dihukum turun level karena kecurangannya, Inter dan Juventus adalah 2 klub yang ndak pernah turun level ke Seri B.


Satu lagu kebangsaan bagi pendukung Inter berjudul C’e Solo L’Inter, yang artinya kurang lebih Interlah Satu-Satunya. Maksudnya bahwa cuma Inter klub satu-satunya yang blum pernah turun level di tingkat nasional. Inter selalu bermain pada level teratas kompetisi sepakbola Italia, Seri A.

Jadi, begitulah kira-kira tim sepakbola kebanggaan saya, Inter Milan. 

BOYS SAN MILANO


BOYS SAN MILANO



.: Asal:.

Ini adalah Helenio Herrera besar untuk memperkenalkan konsep pendukung diselenggarakan di Milan: "Musketeers" sebelum dan "pecinta" itu diselenggarakan di sebuah stadion tipus primordial dalam Milan, beberapa bentuk dukungan adalah jauh dari apa yang sekarang dipahami sebagai tersebut. E 'dalam konteks akhir tahun enam puluhan yang datang Boys, kelompok lahir dari sebuah detasemen beberapa orang dari Inter Club Fossati, bahkan menciptakan kelompok ultras pertama di dell'FCInter dukungan. Nama grup terinspirasi oleh "Boy", anak nakal, protagonis dari serial komik yang diterbitkan dalam jurnal Inter, serikat dengan "The Inter kemurkaan" nama lengkap dari klub bayi. Banner pertama Boys dirilis pada tahun 1970, memulai debutnya dengan Lazio di Roma pada bulan Maret, dan kemudian muncul di San Siro di ring kedua di bulan depan oranye. Diversifikasi oleh penonton "" era standar adalah dasar dari filsafat dan semangat yang orang-orang ini beroperasi, maka seperti sekarang.

.: The Seventies:.

Pada tahun tujuh puluhan, masa ultras perintis, Anak Laki-Laki dibedakan oleh organisasi dan semangat tim iri bahwa membuat mereka mengikuti Inter hampir semua membela warna perjalanan mereka sendiri dan spanduk dalam kehormatan bagi perjalanan epik ' era seperti Roma, Napoli atau Bari Namun jumlah yang relatif kecil hooligan mau mengikuti filosofi Boys, memiliki rem konstitutif acuh tak acuh: koreografi terdiri dari primordial "kertas" dari mengibarkan bendera dan self-dibiayai dan self diproduksi, berpengaruh hari ini mungkin tersenyum, tapi itu dasar untuk koreografi hari ini. Pada tahun-tahun yang pertama untuk menciptakan ketegangan dengan kelompok-kelompok ultras saingan. Saingan utama untuk periode Bergamaschi, Grenada, Dorian, dan terutama Milani. Dengan bentrokan ini mencapai klimaks dari keganasan, karena pada waktu itu, kedua belah pihak hampir diserang oleh jeruk cincin saat kedua, kami pindah ke arah Utara Selatan sendiri. Pada tahun 1979 renovasi stadion San Siro memimpin Boys di posisi, yaitu di tengah kurva utara.

.: The Eighties:.

Tahun delapan puluhan adalah puncak dari Kelompok Boys. Pada awal dekade ini muncul untuk pertama kalinya kata-kata SAN (Inter Aksi Tim) di banner baru. Kemudian, karena perbedaan pendapat antara eksekutif, adalah pengusiran pada dering pertama kelompok "Kekuatan Inter, sementara pada saat yang sama membuat jalan untuk kelompok" ultras Forever ", lahir pada tahun 1975. Kekerasan merajalela dalam kelompok, bentrokan terkenal 22 November 1981 di San Siro melawan Roma, atau tahun depan di Genoa. menekankan, bagaimanapun, seperti yang selalu terjadi terhadap sepupu Rossoneri: gelombang kekerasan tidak dibatasi pada hari-hari derby (jarang untuk kebenaran dalam periode tersebut, mengingat degradasi AC Milan), tapi menyebar ke dalam kehidupan sehari-hari sampai, pada akhirnya berlaku untuk derby Mundialito 1983, untuk perubahan yang ditandai dengan bentrokan kekerasan, diputuskan untuk menyimpulkan sebuah pakta nonaggression, yang masih bertahan. Dari perspektif evolusi koreografi adalah keberangkatan substansial dari tujuh puluhan: lilin-lilin dan obor asap pertama membuat penampilan mereka di atas kuda dalam dua dasawarsa dan dilakukan di tahun 1985, copricurva banner pertama. Kembar periode penting dibuat dengan ultras dari Verona (berlangsung sampai 2001), Florence (sampai 1987) dan Sampdoria (sampai 1992). Pada bagian yang terakhir dari periode ini fantastis adalah inovasi penting lain adalah membuat banner indah di kertas lilin, yang masih mendominasi pusat North Bend.

.: Sembilan puluh tahun:.

Tahun sembilan puluhan mulai dengan penaklukan pertama Piala UEFA melawan Roma. Dalam pukulan Sampdoria Scudetto tahun yang sama dalam bentrokan langsung di San Siro, retak diperbaiki lagi kembaran, dibubarkan pada tahun 1992. Masih gelombang bentrokan berdarah tahun delapan puluhan, tetapi secara signifikan melemah dengan munculnya peringatan pertama, meningkat sejak pembunuhan Vincent Spanyol pada tahun 1995. Jika delapan puluhan kemudian kekerasan untuk membimbing tindakan Boys di tahun sembilan puluhan, perhatian harus lebih pada koreografi kurva hidup. Adalah mantan tahun transisi, sebagai pengalaman dan mungkin meremehkan dirinya sendiri, mengakibatkan hasil yang baik, tapi bukan yang tertinggi, juga melihat perkembangan pesat dalam bidang ini banyak kelompok-kelompok saingan. Kesadaran menjadi "kompetitif" yang juga adalah bertahap, berkat kerjasama dengan semua kelompok lain North Bend.

: KAMI SEHARI-HARI.:.

Tahun 2001 memberikan rincian kembaran dengan ultras Verona karena perbedaan pendapat dengan direksi baru dan kurva Gialloblù sombong. Inter maka tidak apa-apa selain mengecewakan, tapi kami, Boys St Milan, kami akan selalu dengan bekerja lebih keras lagi sampingnya untuk nama kemeja kita tercinta.

Selasa, 18 Oktober 2011

Ular yang dicintai

Apa julukan Inter Milan? I Nerazzurri pastinya yang langsung terlintas dikepala. Sekian lama Inter indentik dengan sebutan itu. Gara-gara warna kostumnya. Ya, dalam Bahasa Indonesia, nerazzurri berarti hitam biru.

Jika ditelaah, ternyata I Nerazzurri bukanlah satu-satunya julukan Inter. Masih ada julukan lain yaitu Il Biscione. Sebutan ini hadir dari maskot Inter. Kaitannya juga sangat erat dengan sejarah Kota Milan.

Di kota mode ini terdapat sebuah mitlogi menarik. Pada 1187, di Kota Milan terdapat seorang bangsawan bernama Eriprando Visconti. Suatu saat, dia harus bertempur untuk melawan Sereceno yang antiKristen.

Visconti menang. Hasilnya, dia membawa tujuh mahkota yang diserahkan ke Katedral Milan. Lambat laun, mahkota ini disimbolkan dalam bentuk ular. Inilah yang diartikan sebagai Il Biscione. Lambang kekuatan Kota Milan.

Versi lain mitologi Il Biscione juga ada. Dahulu kala, ada seorang pemimpin militer Kota Milan bernama Uberto Visconti. Dia juga harus bertempur melawan kaum antiKristen.Ceritanya, Uberto membunuh 1200 ular yang dilambangkan sebagai lawanya. Ujung-ujungnya tetap sama. Kekuatan Milan kembali dilambangkan sebagai Il Biscione. Inter lalu mengadopsi simbol itu. Dengan maskot Il Biscione, Inter serasa jadi wakil Milan. Klub yang merepresentasikan kekuatan Kota Milan.

Senin, 10 Oktober 2011

all about nerazurri

Profil Singkat
Nama: Football Club Internazionale Milano SpA
Julukan: Nerazzurri (Hitam Biru), La Beneamata, Il Biscione
Berdiri: 9 Maret 1908
Stadion: Stadio Giuseppe Meazza, Milan (Kapasitas 80018)
Presiden: Massimo Moratti
Pelatih: Jose Mourinho

Sejarah Klub

Internazionale Milano, atau yang biasa dikenal sebagai Inter Milan berdiri pada 9 Maret 1908. Klub ini merupakan pecahan dari AC Milan yang berusia sembilan tahun lebih tua.

Latar belakang berdirinya klub ini adalah kegerahan atas dominasi pemain lokal di AC Milan. Sekelompok orang Italia dan Swiss (Giorgio Muggiani, Bossard, Lana, Bertoloni, De Olma, Enrico Hintermann, Arturo Hintermann, Carlo Hintermann, Pietro Dell'Oro, Hugo and Hans Rietmann, Voelkel, Maner, Wipf, dam Carlo Ardussi) pun akhirnya membentuk klub sendiri yang kemudian bernama Inter Milan.

Sejak dibentuk, klub ini terbuka untuk semua pemain dari negara lain. Tahun kedua mengikuti kompetisi Serie A, Inter yang bermaterikan pemain asing dan Italia langsung menjadi kampiun.

Inter juga sempat berganti nama menjadi Ambrosiana SS Milano selama era fasisme di Italia setelah bergabung dengan Milanese Unione Sportiva pada tahun 1928. Bahkan setahun kemudian presiden klub terpilih Oreste Simonotti mematenkan nama Inter menjadi AS Ambrosiana di tahun 1929.

Meski demikian fans Inter tetap memanggil klub kesayangan mereka itu dengan panggilan yang sama seperti dulu dan pada akhirnya pada tahun 1931, presiden baru Inter Ferdinando Pozzani mengubahnya lagi menjadi AS Ambrosiana-Inter.

Setelah akhir Perang Dunia II, nama tersebut dihapus dan kemudian diganti ke nama awal, Internazionale FC Milano dan dipertahankan hingga saat ini.

Inter juga identik dengan warna hitam biru. Warna hitam mewakili gelapnya malam dan biru mengambarkan langit. Sempat terjadi perubahan saat Inter dimerger dengan Unione Sportiva Milanese di tahun 1928, yaitu kostum mereka berganti putih dengan tanda palang merah di bagian dada, namun setelah Perang Dunia II usia, Inter kembali ke warna awal mereka.

Prestasi

Inter termasuk salah satu klub tersukses di kompetisi Italia. Total 25 gelar domestik didapat Inter, dengan rekapitulasi 16 titel Serie A, lima gelar Coppa Italia dan empat tropi SuperCoppa Italia.

Sementara di event Internasional, Inter yang sejak berdiri banyak bermaterikan pemain internasional malah miskin prestasi. Total, hanya tujuh gelar juara berhasil diboyong, yaitu Liga Champions dua gelar, Piala UEFA tiga titel dan dua gelar Piala Interkontinental.

Namun yang bisa dibanggakan oleh Inter ketimbang dua rival beratnya, Milan dan Juventus, adalah mereka belum pernah terdegradasi sejak ambil bagian di kompetisi domestik tertinggi Italia. Milan sempat terdegradasi dua kali, sementara Juve tersingkir satu kali ke Serie B gara-gara keterlibatan mereka pada skandal Calciopoli beberapa waktu lalu.

Fakta Menarik Lain

- Giogio Muggiani, salah satu orang yang menggagas terbentuknya Inter juga merupakan pelukis yang mendesain logo klub yang bertahan hingga sekarang ini.

- Virgilio Fossati adalah kapten dan pelatih yang membawa Inter untuk pertama kalinya menjadi scudetto. Ia meninggal saat terlibat dalam Perang Dunia I.

- Inter seharusnya terdegradasi ke Serie B setelah di tahun 1922 performa tim mereka menukik tajam dan akhirnya menempati posisi dasar klasemen Grup B Serie A. Namun setelah mengirim petisi bersama editor La Gazzetta dello Sport untuk membolehkan mereka tetap bermain di Serie A atas pertimbangan keuangan, Federasi Sepakbola Italia (FIGC) mengabulkan permintaan tersebut. Inter pun tetap ambil bagian dalam kompetisi Serie A di tahun 1923 dan sebagai gantinya, Venezia yang memiliki peringkat lebih baik namun tidak memiliki dasar keuangan yang cukup bagus harus terdegradasi.

- Nomor punggung #3 di Inter dipensiunkan, sebagai bentuk penghoramatan klub kepada legenda Inter Giacinto Faccheti.

- Dalam sejarah klub, sudah ada 55 orang yang sempat menangani Inter dan Helenio Herrera adalah orang terlama yang pernah menjabat sebagai pelatih Inter dengan sembilan musim (delapan tahun berturut-turut) berkuasa. Herrera juga menjadi pelatih dengan catatan sukses terpanjang, dengan tiga scudetto, dua titel Liga Champions dan dua Piala Interkontinental.

- Pada tahun 1999, terjadi empat kali pergantian tongkat estafet kepelatihan di tubuh Inter. Mircea Lucescu menjadi orang pertama yang dipercaya menangani Inter sebelum kemudian berpindah ke tangan Luciano Castelini dan berlanjut ke Roy Hodgson sebelum akhirnya dipegang Marcello Lippi.